MSC KALBAR LANJUT KAJIAN AL - HIKAM BERSAMA GUS AINUN NAJIB. M. Ag


Majelis Santri Creative (MSC) Kalimantan Barat Gelar kembali Kajian Al - Hikam Karya Imam Atthoillah di Aula Studio MiSem Radio.net Kantor Koperasi  Syariah (Kopsyah) Jalan Trans Kalimantan Parit Aim 1 Sungai Ambawang. Senin (17/2) Malam.

Kajian yang sangat menarik dengan tema "Sahabat yang Bermudarot dan Musuh yang Bermanfaat" bersama pemateri Gus Ainun Najib. M. Ag selaku Ketua Yayasan Al -Ikhsan Pondok Pesantren Darun Nasyi'in). Dan bekerjasama dengan IPNU Kubu Raya,HIMMA Kubu Raya, dan Media Pontianak Satu.id.

Kurang lebih satu jam bersama Ngaji AlHikam
,langsung live streaming Facebook Majelis Santri Creative. Dalam Paparan yang beliau sampaikan bahwa pentingnya memilih teman (selektif) untuk dilihat dari dua sisi teman itu sendiri seperti dari perilaku dan bahasanya. ini selaras dengan kesamaan hobi menurut kitab Ihya' Ulumuddin. ujar beliau

Dalam Hikam ini lebih terfokus pada pola hati bukan lagi mata, sahabat ini mendapatkan porsi yang sangat berpangaruh baik atau buruk. Tidak hanya memilih jodoh, memilih sahabat ini penting, meski tidak seurgen selektif memilih jodoh. Sama halnya seperti bermain game (tebak - tebakkan). Butuh skill yang baik dalam memilih dan memilah sahabat. terangnya.

Dan wajar jika berteman itu pasti berkelompok dengan hobinya yang sama. Menurut Imam Ghozali, pesan yang di sampaikan "Jangan kamu berteman dengan seseorang yang tidak memotivasi dan harus membuat kita lebih maju (membangkitkan) dan menjauhkan kita dari Allah". Dan jangan terkecoh dengan Banyaknya kadang - kadang kita melakukan keburukan temanmu hanya memperlihatkan kebaikanmu temanmu. Maka itu adalah teman yang lebih buruk. paparnya

"Jika ingin maju bertemanlah dengan teman yang lebih kualitasnya tinggi dalam bersosial, untuk menambah banyak pengalaman". Dan Adapun kriteria teman menurut Imam Ghozali itu harus dapat ¹kita memberi manfaat kepada mereka dan ²mereka yang memberikan manfaat kepada kita. tukas

Setelah usai kajian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan dengan closing statment, beliau  menyimpulkan bahwa teman sejati (abadi) hanyalah amal ibadah (pahala) yang tidak mengingkari kita.

Admind MSC

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PWNU KALBAR DIKUNJUNGI KEPALA BANK BNI KALBAR

MSC KALBAR SUKSES GELAR KELAS MENULIS BERSAMA BANG MEMED